FKDT Sujud Syukur “Gus Yaqut Jadi Menteri Agama”

Berita

Sambutan Gus Yaqut Saat di Amanati Jadi Menteri Agama. (FKDT Jawa Tengah Ikut Bersyukur)

saat tim FKDT Jateng Mendengar Gus Yaqut di angkat Jadi Menteri Agama, maka kami membaca menonton sambutan beliau pada beberapa media yang berisi:

“Ditunjuk Jadi Menag, Gus Yaqut Tak Ingin Agama Jadi Alat Lawan Pemerintah”

Selasa, 22 Des 2020 19:38 WIB
Jakarta – Yaqut Cholil Qoumas ditunjuk Presiden Jokowi menjadi Menteri Agama (Menag) menggantikan Fachrul Razi. Gus Yaqut, sapaan Yaqut, bercita-cita menjadikan agama sebagai inspirasi, bukan alat untuk melawan pemerintah.
“Alhamdulillah, innalillahi wa innailaihi rajiun. Bapak-ibu sekalian, ketika pertama kali saya mendapatkan berita bahwa saya harus menerima amanah sebagai salah satu pembantu Bapak Presiden, Bapak Wakil Presiden, di kabinet ini sebagai Menteri Agama, tentu yang saya rasakan adalah kaget,” kata Yaqut dalam sambutan yang disiarkan YouTube Setpres, Selasa (22/12/2020).

Gus Yaqut mengaku dalam mimpi yang paling liarnya, tidak pernah dia membayangkan menjadi Menteri Agama. Tetapi, kata Ketum GP Ansor itu, dia akan mewakafkan seluruh hidupnya untuk tugas dan amanah yang sudah diberikan ini.

Gus Yaqut Cholil Qoumas mengaku akan melakukan apa yang paling baik untuk bangsa dan negara ini sebagai Menag. Di sini dia menekankan agama tak boleh dijadikan alat untuk berpolitik.

“Yang berikutnya yang harus saya sampaikan bahwa setelah nanti resmi menjadi Menteri Agama, yang pertama yang ingin saya lakukan adalah bagaimana menjadikan agama itu sebagai inspirasi, bukan aspirasi. Artinya apa, bahwa agama sebisa mungkin tidak lagi digunakan menjadi alat politik baik untuk menentang pemerintah maupun merebut kekuasaan, atau mungkin untuk tujuan-tujuan yang lain,” jelas Gus Yaqut.

“Agama biar menjadi inspirasi dan biarkan agama itu membawa nilai-nilai kebaikan, nilai-nilai kedamaian dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” imbuh dia.

“Kenapa ukhuwah Islamiyah karena kita tahu bahwa mayoritas warga negara ini adalah pemeluk agama Islam, maka negara ini akan damai, negara ini akan tenteram jika sesama muslim, sesama umat Islam ini memiliki ukhuwah atau persatuan di antara mereka,” ucap anggota DPR itu.
Jika ini dilakukan maka saya meyakini ke depan Indonesia akan jauh lebih tenteram dan pembangunan itu akan lebih mudah diwujudkan,” imbuhnya.

Selanjutnya, Gus Yaqut ingin memajukan pendidikan-pendidikan agama di lingkungan Kemenag, pendidikan agama apa pun, termasuk pondok pesantren (yang tentu didalamnya ada Madrasah Diniyah Takmiliyah). Gus Yaqut memohon doa restu agar amanah menjalankan tugas se bagai Menag.

“Bagaimana pondok pesantren bisa didorong mandiri pada akhirnya akan melahirkan kader-kader terbaik bangsa,” sebut Wakil Ketua Komisi II DPR itu.

dengan demikian Menteri Agama akan fokus pada Pendidikan Agama (kalau dalam Islam berarti Pendidikan Pesantren, Madrasah Diniyah dan Madrasah Formal dan Non Formal. (redaktur madin menambahkan persepsi pendidikan agama)

berita diambil dari Kementrian Agama , Video rekaman dan┬áTim detikcom – detikNews

https://news.detik.com/berita/d-5305824/ditunjuk-jadi-menag-gus-yaqut-tak-ingin-agama-jadi-alat-lawan-pemerintah/2

Bagikan Tulisan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *